Keunikan Banten

  • Keindahan Pantai Pesisir BaratĀ Berpikir tentang rencana liburan di Propinsi Banten, khususnya bagi anda yang tinggal di sekitaran Jakarta yang pertama kali terbenak pasti keindahan Pantainya.

Ya, salah satu keunikan Banten adalah keindahan pantainya terutama pantai di pesisir barat antara Anyer hingga Labuan. Banyaknya pilihan pantai mulai dari pantai berpasir putih, pantai dengan ombak yang deras hingga pantai berkarang menjadikan pantai pesisir barat Banten terkenal baik secara Nasional bahkan ke Mancanegara.Kini anda tak perlu khawatir jika ingin berlibur ke sana. Karena mulai dari resort biasa hingga mewah, hotel kelas melati hingga kelas berbintang dapat anda sambangi di sana.

  • Taman Nasional Ujung Kulon
    Ya, tempat ini adalah salah satu tempat unik dan paling terkenal di Propinsi Banten. Taman Nasional yang sekaligus Suaka Margasatwa bagi badak bercula satu yang konon populasinya hanya tinggal 60 ekor di tempat seluas 25.000 hektar tersebut ternyata merupakan satu-satunya habitat bagi Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus).

Di sana pula, anda dapat menemukan banyak keindahan alam seperti air terjun, pantai berpasir putih, sumber mata air panas dan peninggalan berupa Arca Ganesha di Pulau Panaitan. Sayangnya, kurangnya perhatian Pemerintah setempat akan promosi tempat ini ke para wisatawan membuat tempat ini tak seterkenal Taman Nasional Komodo di NTT.

Dikutip dari MIdotcom, di sana ternyata terdapat 35 jenis mamalia, 5 jenis primata, 59 jenis reptilia, 22 jenis amfibia, 240 jenis burung, 72 jenis insekta, 142 jenis ikan dan 33 jenis terumbu karang yang semakin menambah kekayaan flora dan fauna di tempat yang amat jarang di jamah Manusia tersebut.

  • Suku Baduy.
    Suku yang hidup di wilayah pegunungan Kendeng, Kabupaten Lebak, Banten atau yang sering di sebut orang Kanekes atau Rawayan ini adalah salah satu suku terunik yang dimiliki Bangsa Indonesia. Bayangkan, mereka hidup terisolir di rimbunnya hutan ujung barat pulau jawa. Keteguhan yang teramat tinggi dalam menjaga adat-istiadat kehidupannya membuat suku ini sering menjadi perbincangan baik bagi para peneliti maupun masyarakat sekitar Banten.

Jika anda memasuki perkampungan suku ini, terlihat amat jelas harmonisasi mereka dengan alam, seperti rumah-rumah mereka yag masih terbuat dari kayu dan bambu tanpa paku. Selain itu, mereka menolak masuknya modernisasi ke perkampungan mereka (khususnya Orang Baduy Dalam, Red).

  • Debus
    Kesenian beladiri yang terkenal karena nilai ekstrim-nya seperti kebal terhadap api dan senjata tajam membuat kesenian ini terkenal hingga ke mancanegara. Kesenian yang konon diciptakan pada masa Sultan Maulana Hasanuddin di abad ke-16 ini membuat Banten terkenal akan beladirinya. Sampai-sampai ada stigma bahwa Banten adalah pusatnya para jawara.

Dikutip dari Navigasi.net, Debus yang dalam bahasa Arab berarti senjata tajam ini memiliki hubungan dengan tarekat Ajaran Islam yang kala itu sedang berkembang di Bumi Banten. Intinya sangat kental dengan filosofi keagamaan, mereka dalam kondisi yang sangat gembira karena bertatap muka dengan tuhannya.

  • Pusat Sejarah Islam
    Inilah salah satu hal unik tentang Banten. Ya, Banten adalah salah satu Pusat Sejarah Islam yang terkenal pada masanya. Sebut saja Kesultanan Banten yang kala itu berhasil menguasai salah satu pelabuhan sibuk yaitu pelabuhan Banten dari tangan Kerajaan Sunda di abad 16. Sejak saat itu pula, para Sultan Banten mempunyai misi khusus yaitu mengembangkan Islam di ujung barat pulau Jawa hingga ujung selatan pulau Sumatera.

Dari hasil pusat perkembangan kesultanan Banten tersebut, kini banyak ditemui peninggalan-peninggalan sejarah salah satu yang terkenal diantaranya adalah Masjid Agung Banten, yang hingga kini menjadi pusat ziarah bagi umat Islam di Jawa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *